Friday, June 13, 2014

Kangen

“Kangen, ya”
Enam huruf yang menyimpan banyak arti dan kenangan.
Mengagumi sesosok tubuh yang jauh, sangat jauh.
Jarak memisahkan kita, memang. tetapi hati dan pikiran ini tetap menolak untuk melupakannya. Sosok yang begitu ingin dilihat dan dipandang dalam-dalam. Dikagumi diam-diam tanpa ada satupun yang tahu kecuali tubuh ringkih ini dan Sang Pencipta.
Rasa ini muncul tiba-tiba saja dalam benakku ketika tubuh ini nyaman berada didekatnya dengan semua cerita remeh temeh bahkan keluh kesahnya yang selalu menggugah hati.

Hari-hari terasa begitu sepi tanpa kehadirannya disini
Tanpa wajah yang selalu menghiasi pikiranku
Tanpa senyum yang selalu ingin kulihat dari wajah indahnya yang selalu berhasil membuatku memikirkannya setiap hari tanpa letihnya
Tanpa tawa gurihnya yang terdengar begitu manis ditelingaku.

“aku kangen kamu”
Berat bagiku mengungkapkan kalimat-tiga-huruf itu secara terus terang. Berfikir jika aku akan mengganggu waktu sibukmu disana, hanya tiga huruf yang kau anggap enteng atau mungkin tidak berarti apa-apa.
Aku bukan siapa-siapa bagimu, memang. Aku bukan orang spesial menurutmu. Aku hanyalah orang biasa yang setiap hari memikirkanmu tiada henti dan mencoba untuk meredakan rasa aneh yang bergemuruh didalam benak ini meminta untuk menemuimu setiap saat. Memohon kepada Maha Kuasa agar keajaiban datang dan melihat sosokmu yang selalu ku inginkan.
ini adalah rangkaian kata yang selalu mengganggu pikiranku setiap kali aku mengingat namamu.

Aku harap kau merasakan hal yang sama. Aku selalu merindukanmu.